Ngawi — Komitmen terhadap pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan sosial kembali diwujudkan oleh PESONA NGAWI melalui kegiatan penyerahan bibit tanaman jambu dan nangka kepada Panti Asuhan Ngawi Al-Munawwarah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan dan berorientasi pada nilai sosial, edukatif, serta ekonomi jangka panjang (30/01/2026).
Penyerahan bibit tanaman tersebut dilakukan secara simbolis di lingkungan Panti Asuhan Al-Munawwarah dan disambut hangat oleh pengurus panti, anak-anak asuh, serta para relawan. Bibit jambu dan nangka yang diserahkan selanjutnya akan ditanam di lahan produktif milik panti asuhan untuk dikembangkan sebagai kebun pangan dan ruang edukasi lingkungan.
Ketua perwakilan PESONA NGAWI dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial-lingkungan yang konsisten dijalankan oleh komunitas sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan alam dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami percaya bahwa menjaga lingkungan tidak bisa dipisahkan dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui penyerahan bibit jambu dan nangka ini, kami ingin mendorong pemanfaatan lahan produktif yang ramah lingkungan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi panti asuhan,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pemilihan tanaman jambu dan nangka bukan tanpa alasan. Kedua jenis tanaman tersebut relatif mudah dibudidayakan, memiliki nilai gizi yang tinggi, serta berpotensi memberikan hasil ekonomi dalam jangka menengah hingga panjang. Dengan perawatan yang baik, tanaman ini diharapkan dapat menjadi sumber pangan tambahan sekaligus peluang usaha kecil bagi panti asuhan di masa mendatang.
Selain aspek ekonomi, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif yang kuat. Anak-anak panti asuhan dilibatkan secara langsung dalam proses penanaman, perawatan, hingga pemantauan pertumbuhan tanaman. Melalui keterlibatan tersebut, mereka diharapkan dapat belajar tentang pentingnya menjaga alam, memahami proses pertumbuhan tanaman, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian sejak dini.
Pengurus Panti Asuhan Al-Munawwarah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dan kontribusi yang diberikan oleh PESONA NGAWI. Menurutnya, program ini sangat sejalan dengan visi panti asuhan dalam membangun lingkungan yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan bibit tanaman ini. Selain bermanfaat bagi lingkungan panti, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga bagi anak-anak kami. Mereka tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga terlibat langsung dalam prosesnya,” ungkap salah satu pengurus panti.
Ia menambahkan bahwa keberadaan lahan produktif di lingkungan panti asuhan selama ini terus diupayakan untuk dimanfaatkan secara optimal. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk PESONA NGAWI, pengelolaan lahan tersebut diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Kegiatan penyerahan bibit dilanjutkan dengan penanaman simbolis yang melibatkan perwakilan PESONA NGAWI, pengurus panti, anak-anak asuh, serta relawan. Suasana kebersamaan dan gotong royong tampak kental dalam kegiatan tersebut, mencerminkan semangat kolaborasi antara komunitas dan lembaga sosial dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Selain penanaman, PESONA NGAWI juga memberikan pendampingan singkat terkait cara perawatan tanaman, mulai dari teknik penanaman yang benar, penyiraman, hingga perawatan dasar agar tanaman dapat tumbuh optimal. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bibit yang ditanam dapat berkembang dengan baik dan memberikan hasil sesuai harapan.
Menurut PESONA NGAWI, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk mendorong gerakan penghijauan berbasis komunitas dan lembaga sosial. Panti asuhan dipilih sebagai mitra karena memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda, termasuk dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Jika sejak dini mereka diajak untuk mencintai lingkungan dan memahami pentingnya keberlanjutan, maka nilai-nilai tersebut akan terbawa hingga mereka dewasa,” jelas perwakilan PESONA NGAWI.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, program ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) pemanfaatan lahan produktif yang dapat direplikasi di tempat lain, baik oleh panti asuhan, sekolah, maupun komunitas masyarakat. Dengan pendekatan yang sederhana namun berkelanjutan, lahan yang sebelumnya kurang termanfaatkan dapat diubah menjadi sumber nilai sosial dan ekonomi.
Ke depan, PESONA NGAWI berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program serupa dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk masyarakat, lembaga pendidikan, dan organisasi sosial lainnya. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan penyerahan bibit jambu dan nangka ini, PESONA NGAWI berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif sebagai salah satu solusi dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi.
Dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan keberlanjutan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
#PESONANGAWI #PeduliLingkungan #LahanProduktif #NgawiAlMunawwarah