Ngawi — Momentum Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yayasan Panti Asuhan Ngawi Al Munawwarah menjadi semakin bermakna dengan dilaksanakannya penyerahan Dana Wali Yatim kepada anak-anak asuh. Kegiatan ini dirangkai dalam program Subuh Bergerak, yang dilaksanakan melalui sholat Subuh berjamaah bersama Bupati Ngawi, pada Senin, 19 Januari 2026 bertempat di Masjid Jami Uswatun Hasanah.
Penyerahan Dana Wali Yatim tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial LKSA Al Munawwarah terhadap keberlangsungan pendidikan, kesejahteraan, dan masa depan anak-anak yatim. Acara ini disaksikan langsung oleh Bupati Ngawi, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus yayasan, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan keagamaan tersebut.
Dalam suasana penuh khidmat dan haru, sejumlah anak yatim menerima Dana Wali Yatim secara simbolis. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk amanah dari para donatur yang dikelola oleh LKSA Al Munawwarah, dengan tujuan mendukung kebutuhan pendidikan, kesehatan, serta pengembangan potensi anak-anak asuh agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan berakhlak mulia.
Bupati Ngawi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran aktif LKSA Yayasan Panti Asuhan Ngawi Al Munawwarah yang tidak hanya fokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga konsisten menjalankan program-program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.




“Penyerahan Dana Wali Yatim ini adalah contoh nyata bagaimana nilai-nilai Isra’ Mi’raj diwujudkan dalam aksi sosial. Kepedulian terhadap anak yatim adalah bagian dari ajaran Islam yang harus terus kita jaga dan kuatkan bersama,” ujar Bupati Ngawi.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam menciptakan sistem perlindungan dan pembinaan yang berkelanjutan bagi anak-anak yatim. Menurutnya, perhatian terhadap kelompok rentan merupakan investasi sosial jangka panjang bagi masa depan daerah.
Ketua LKSA Yayasan Panti Asuhan Ngawi Al Munawwarah dalam keterangannya menjelaskan bahwa program Dana Wali Yatim merupakan salah satu program unggulan lembaga yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Dana tersebut disalurkan secara transparan dan akuntabel, dengan prioritas pada pemenuhan kebutuhan dasar serta pendidikan anak-anak asuh.
“Melalui program Dana Wali Yatim, kami ingin memastikan bahwa anak-anak yatim tidak hanya terpenuhi kebutuhan dasarnya, tetapi juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang, belajar, dan meraih cita-cita mereka,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan penyerahan dana dalam momentum Peringatan Isra’ Mi’raj memiliki makna simbolik yang kuat. Isra’ Mi’raj mengajarkan tentang kedekatan manusia dengan Allah SWT melalui sholat, sekaligus tanggung jawab sosial terhadap sesama, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan perlindungan.
Penyerahan Dana Wali Yatim dilakukan secara simbolis kepada perwakilan anak asuh, disertai doa bersama agar bantuan yang diberikan membawa keberkahan dan manfaat. Raut wajah bahagia dan penuh harapan terlihat jelas dari para penerima manfaat, yang merasa diperhatikan dan didukung oleh banyak pihak.
Program Subuh Bergerak yang menjadi rangkaian utama kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain sholat Subuh berjamaah, kegiatan diisi dengan tausiyah keagamaan yang menekankan pentingnya sholat sebagai fondasi kehidupan, serta kepedulian sosial sebagai wujud nyata keimanan.
Melalui kegiatan ini, LKSA Al Munawwarah menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan masjid dan kegiatan keagamaan sebagai pusat gerakan sosial. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya solidaritas, empati, dan kepedulian terhadap sesama.
Bagi anak-anak yatim, kehadiran langsung Bupati Ngawi dan para tokoh daerah memberikan motivasi tersendiri. Mereka merasakan bahwa negara dan masyarakat hadir dalam kehidupan mereka, memberikan dukungan moral sekaligus perhatian nyata terhadap masa depan mereka.
Menutup rangkaian kegiatan, seluruh pihak yang hadir memanjatkan doa agar program Dana Wali Yatim dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Harapan besar juga disampaikan agar sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat terus terjaga dalam membangun Kabupaten Ngawi yang religius, peduli, dan berkeadilan sosial.
Melalui Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, program Subuh Bergerak, dan penyerahan Dana Wali Yatim ini, LKSA Yayasan Panti Asuhan Ngawi Al Munawwarah kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam membangun generasi penerus bangsa yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki masa depan yang lebih baik.
#DanaWaliYatim #SubuhBergerak #IsraMiraj1447H #LKSANgawiAlMunawwarah #NgawiPeduli