• Februari 4, 2026 5:30 am

Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, LKSA Ngawi Al Munawwarah Gelar Subuh Bergerak Bersama Bupati Ngawi

Jan 19, 2026

Ngawi — Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yayasan Panti Asuhan Ngawi Al Munawwarah menggelar kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkai dengan program Subuh Bergerak, berupa pelaksanaan sholat Subuh berjamaah bersama Bupati Ngawi, pada [hari, tanggal], bertempat di [lokasi kegiatan]. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh nuansa kebersamaan, diikuti oleh berbagai unsur masyarakat serta tokoh-tokoh penting daerah (19/01/2026).

Kegiatan religius tersebut dihadiri oleh Bupati Ngawi beserta jajaran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, pengurus LKSA Al Munawwarah, para pengasuh dan anak-anak asuh panti, serta masyarakat sekitar. Kehadiran lintas elemen ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai spiritual serta memperkokoh persatuan umat.

Program Subuh Bergerak yang diinisiasi LKSA Al Munawwarah merupakan gerakan dakwah berbasis masjid yang bertujuan membudayakan sholat Subuh berjamaah, sekaligus menghidupkan masjid sebagai pusat pembinaan spiritual, sosial, dan moral masyarakat. Momentum peringatan Isra’ Mi’raj dipilih sebagai sarana refleksi atas peristiwa besar dalam sejarah Islam yang menegaskan pentingnya sholat sebagai tiang agama.

Dalam sambutannya, Bupati Ngawi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada LKSA Yayasan Panti Asuhan Ngawi Al Munawwarah atas konsistensinya menghadirkan kegiatan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, gerakan Subuh Bergerak tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang sangat kuat dalam membangun kedisiplinan, keteladanan, dan solidaritas umat.

“Sholat Subuh berjamaah bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga sarana membangun karakter, kedisiplinan, dan kebersamaan. Ketika masjid dihidupkan sejak Subuh, maka insyaAllah kehidupan sosial masyarakat juga akan lebih baik,” ujar Bupati Ngawi dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Bupati Ngawi menekankan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang bersifat inklusif dan menyentuh langsung masyarakat. Sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan tokoh agama dinilai menjadi kunci dalam membangun masyarakat Ngawi yang religius, harmonis, dan berdaya saing.

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H dalam kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh KH. Ibnu Mundzir. Dalam ceramahnya, beliau mengulas makna mendalam dari peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan pelajaran tentang keimanan, ketaatan, dan tanggung jawab sosial umat Islam.

KH. Ibnu Mundzir menegaskan bahwa perintah sholat yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj menunjukkan betapa sentralnya posisi sholat dalam kehidupan seorang Muslim. Sholat bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga sarana pembentukan akhlak dan kontrol moral dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika sholat kita baik, maka insyaAllah perilaku sosial kita juga akan baik. Isra’ Mi’raj mengajarkan kepada kita bahwa hubungan dengan Allah harus seimbang dengan kepedulian terhadap sesama manusia,” tutur KH. Ibnu Mundzir di hadapan jamaah.

Ia juga mengajak seluruh jamaah, khususnya para pemimpin dan generasi muda, untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat, tempat bertemunya nilai spiritual dan sosial, serta ruang untuk memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ketua LKSA Yayasan Panti Asuhan Ngawi Al Munawwarah dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membangun ekosistem keagamaan yang berkelanjutan. LKSA Al Munawwarah tidak hanya berfokus pada pengasuhan anak-anak yatim dan dhuafa, tetapi juga berupaya aktif berkontribusi dalam pembinaan masyarakat melalui program-program dakwah dan sosial.

“Peringatan Isra’ Mi’raj dan Subuh Bergerak ini kami rancang sebagai momentum edukasi spiritual, khususnya bagi anak-anak asuh kami, agar mereka tumbuh dengan kebiasaan ibadah yang kuat dan memiliki teladan langsung dari para pemimpin daerah serta tokoh agama,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan Bupati Ngawi dan unsur Forkopimda memberikan pesan moral yang sangat kuat, bahwa pemimpin daerah hadir tidak hanya dalam urusan pemerintahan, tetapi juga dalam penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial masyarakat.

Selain pelaksanaan sholat Subuh berjamaah dan tausiyah, kegiatan ini juga diisi dengan silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah, pengurus LKSA, tokoh agama, dan masyarakat. Suasana kebersamaan terasa hangat, mencerminkan semangat ukhuwah dan gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Ngawi.

Bagi anak-anak asuh LKSA Al Munawwarah, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang memberikan motivasi dan inspirasi. Mereka dapat menyaksikan secara langsung bagaimana para pemimpin daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat bersama-sama melaksanakan ibadah dan berdialog dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

Program Subuh Bergerak sendiri diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masjid serta lapisan masyarakat. Dengan membiasakan sholat Subuh berjamaah, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk memulai hari dengan nilai-nilai spiritual, disiplin waktu, dan semangat kebersamaan.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat penguatan moral, pendidikan karakter, dan solidaritas sosial. Dalam konteks pembangunan daerah, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang aman, harmonis, dan sejahtera.

Menutup rangkaian kegiatan, seluruh jamaah menyampaikan doa bersama agar Kabupaten Ngawi senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kemajuan. Harapan besar disematkan agar sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus terjaga demi terwujudnya pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai religius dan kemanusiaan.

Melalui peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dan program Subuh Bergerak ini, LKSA Yayasan Panti Asuhan Ngawi Al Munawwarah menegaskan perannya sebagai mitra strategis masyarakat dan pemerintah dalam membangun generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

#SubuhBergerak #IsraMiraj1447H #LKSANgawiAlMunawwarah #NgawiReligius #SholatSubuhBerjamaah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *